Feb 16, 2009
Seminggu berlalu...
...semenjak aku nggak di Oasis lagi. Ngapain aja?

Banyak. Banyak banget. Aku sampe takjub sendiri.

Mulai dari bukumurmer yang buka lagi, tawaran buat ikut tim digital PR, tawaran ikut bikin buku, tawaran bikin website, ngelanjutin project blog yang sempet maju-mundur karena waktu kerja dulu gak boleh ada side job, ajakan menerjemahkan acara TV, mo bikin novel, dll.

Mengucap syukur kepada-Nya, itu pasti. Juga berterima kasih sama semua keluarga dan teman yang mendo'akan dan menyemangati. Tentunya juga buat semua yang sudi memberi kepercayaan kepadaku.

Selain hal-hal yang berkenaan dengan kerjaan, ada hal lain yang menyegarkan hati. Kalau sedang di rumah (project2 yang aku sebut di atas kerap membuatku keluar rumah juga), aku sempatkan sholat berjamma'ah dengan Hana. Selepas sholat, aku beri kesempatan Hana untuk berdo'a, kadang dengan bahasa Arab, kadang dengan bahasa Indonesia.

Jadi ingat keinginanku setahun yang lalu untuk jadi WAHM, Working at Home Mom. Selain memang karena perusahaan tempatku bekerja tutup, aku juga ingin lebih banyak terlibat dalam pendidikan Hana.

Walau begitu, dengan berbagai pertimbangan, tawaran untuk mengasuh website Oasis aku terima. Dan, aku pun ngantor lagi.

Pertanyaannya, apakah aku masih ingin bekerja di kantor lagi?

Hm...jujur aku nggak bisa menjawab. Aku menikmati hari-hariku seminggu ini. Menjadi seorang freelancer membuat hari-hariku begitu 'hidup' dan aku bertemu banyak sekali orang yang menginspirasi jiwaku. Tapi, saat ngantor dulu, hari-hariku juga 'seru'.

Akhirnya, aku memutuskan untuk mengikuti saja jalan yang telah ditetapkan Allah untukku dengan ikhlas. Jika nanti ada tawaran untuk kembali berkantor dan jika tawaran itu mampu membawa kebaikan bagi dunia dan akhiratku, mungkin aku tak menolak. Dan, jika yang datang adalah beragam tawaran freelance yang berwarna-warni, tentu aku akan sangat bersyukur.

Sementara ini, karena Hana sudah keranjingan online game--yang hanya kuijinkan setiap weekend--, aku terpaksa tetap menitipkan Hana di Mama. Paling nggak sampai jam 3 sore, kecuali jika aku ada urusan di luar rumah.

Jika ada dia, ada 2 kemungkinan, bisa jadi komputer / laptop dikuasai oleh si Kriwil satu itu, atau kalau dia sedang gak ada kegiatan, aku nggak akan diijinkan bekerja dan harus menemaninya bermain. Lah, terus, kerjaanku gimana?



Tapi, ada 1 kegiatan rutin yang sebenarnya nggak baru-baru amat sih. Mendongeng sebelum tidur.

Beberapa waktu lalu, aku menciptakan tokoh "Putri Malika". Mungkin karena aku nggak terlalu capek, imajinasiku bisa berlari ke sana-sini. Karena Hana sepertinya menikmati dan setiap hari minta diceritain tentang 'sepak terjang' Putri Malika, maka aku simpan juga di sini.

Tapi, ada 1 yang gak akan aku ikutsertakan di kompilasi itu...begini ceritanya...

"Putri Malika telah selesai shalat Isya. Lalu, ia bersih-bersih, naik ke atas tempat tidur, meletakkan kepala di atas bantalnya yang empuk, kemudian memejamkan mata."

Aku pun ikut memperagakan acara memejamkan mata, diikuti Hana yang sebenarnya juga sudah ngantuk. Hehehe...maklum, waktu itu aku capek banget. Untung Hana juga.

Oh ya, dongeng Putri Malika di atas boleh loh kalo mo dipake oleh ibu2 lainnya...kikikikkkk...

So, how my days as a WAHM have been this last one week? I should say...fantastic!

Keterangan foto: taken by Tia Hendani.

 
ditulis oleh Nadiah Alwi - Write at Home Mom pada jam 17:04 | Permalink | 4 komentar
Feb 9, 2009
Hana Masuk Majalah
Secara emaknya narsis ya, anaknya masuk majalah ya bikin pengumuman lah...hihihi...

Majalah apa? Majalah ALiF.

Kok bisa? Hehehe...

Bisa dong. Soalnya, ALiF bilang gini di blognya:

"Bagi adik-adik yang ingin mengirimkan pertanyaan, silakan email ke redaksi@alifmagz.com dengan subyek: Kid’s Question. Sertakan juga foto dan data diri [nama, usia, kelas, sekolah]. Buat yang pertanyaannya dimuat, ALiF akan mengirimkan empat [4] tiket Sea World buat kalian."

Dan, tentu saja, si Bunda juga posting info itu di SINI.

Terima kasih ya, ALiF!

 
ditulis oleh Nadiah Alwi - Write at Home Mom pada jam 14:49 | Permalink | 1 komentar